Berita

Pengurus PTMSI Kota Cirebon Resmi Dilantik


Foto : CP-06
DILANTIK. Pengurus PTMSI Kota Cirebon resmi dilantik oleh Ketua PTMSI Jabar di Ruang Adipura, Sabtu (21/1).

KEJAKSAN ““ Pelantikan Pengurus Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) Kota Cirebon berjalan dengan khidmat dan lancar di ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon, Sabtu (21/1). Pelantikan yang di hadiri oleh Ketua Umum PTMSI dan Sekretaris Jawa Barat, Ketua KONI Kota Cirebon, serta pengurus cabang olahraga Kota Cirebon menjadi moment untuk menjadi lebih baik kedepannya tentunya dengan pembinaan atlet dalam rangka meriah prestasi pada Porda 2018.

Ketua Umum PTMSI Kota Cirebon, Ma”ruf Nuryasa kepada Cirebonpos, Sabtu (21/1) mengungkapkan, kepengurusan PTMSI periode 2016-2020 mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Cirebon, KONI, serta pengurus PTMSI Provinsi Jawa Barat atas bantuan dan kerjasamanya sehingga bisa berjalan dengan lancar. Kepengurusan PTMSI Kota Cirebon yang sekarang terdiri dari beberapa komponen latar belakang ada yang jajaran Birokrat, BUMN, Jurnalis, Pengusaha, Wiraswasta, dan lain sebagainya, termasuk berbagai macam agama dimana yang menyatukan kecintaan terhadap Tenis Meja. Bahkan, kata Ma”ruf, pihaknya sudah mempunyai bank data atlet tenis meja di Kota Cirebon dari berbagai usia sehingga pembinaan pihaknya terus lakukan.

“Kita ingin melakukan satu program penataran khusus untuk pelatih Tenis Meja Kota Cirebon. Alhamdulillaah program kita di sambut dengan baik oleh PTMSI Jawa Barat. Dan setiap atlet tenis meja memiliki pelatih yang sudah bersertifikat,”- ujarnya.

Pihaknya juga ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian dari PTMSI Jawa Barat yang memberikan meja donik dari Jerman kepada PTMSI Kota Cirebon. Semoga kedepan bisa meraih prestasi yang terbaik untuk Tenis Meja Kota Cirebon.

Sementara itu, Ketua Umum PTMSI Jawa Barat, Dr Ucup Yusuf mengatakan, pelantikan kepengurusan ini bukan awal dalam bekerja. Melainkan melahirkan pemikiran prestasi untuk memajukan Tenis Meja di Kota Cirebon. Dirinya berharap, yang belum dapat medali di Porda 2014 kemarin, maka di Porda 2018 mendatang harus mendapatkan medali. Sebuah prestasi lahir mau tidak mau dari kebijakan pemerintah, terutama di anggaran. Kalau sebuah prestasi tidak di dukung oleh anggaran pemerintah jangan bicara prestasi. Dan dirinya bersyukur, walikota sangat perhatian terhadap olahraga. Kemudian sarana dan prasarana di Indonesia memang sangat minim.

“Porda 2018 harus bisa merebut medali. Tentunya harus di dukung sarana dan prasarana di Kota Cirebon harus benar-benar ditingkatkan,”- paparnya.

Masih kata Ucup, harus ada pelatih yang berkualitas dan bertekad kuat dimana pelatih itu wajib di tatar dengann benar. Tanpa pelatih, anak-anak selaku atlet tidak akan bisa berprestasi. Ucup menegaskan, carilah atlet yang memiliki potensi dan tekad kuat karena selama ini atlet saat ini masih ikut-ikutan temannya bahkan ikut-ikutan orang tuanya.

“Binalah atlet untuk menjadi harga diri Kota Cirebon. Kompetensi pun tidak kalah penting dengan kualitas yang baik. Kalau bertanding levelnya harus naik bukan berarti ke luar negeri. Dari tingkat bawah sampai tingkat atas. Itulah jenjang kompetensi yang sangat penting dan baik. Kerja keras, tuntas dan ikhlas,”- jelasnya. (CP-06)



To Top
TERHANGAT