Peristiwa

Elf terguling di Tanjakan Emen, sopir ngebut & tak biasa bawa mobil besar


Sebuah mobil elf mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan Emen, tepatnya di Kampung Cicenang, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, Senin (12/3/2018). Akibatnya, tujuh penumpang dalam mobil tersebut mengalami luka berat.

BERITA TERKAIT

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sopir berinisial AF ini tidak biasa membawa minibus dan baru pertama kali melewati jalur Emen.

“Sehari-harinya, sopir hanya biasa membawa mobil kecil jenis Carry atau mobil boks. Dia juga baru pertama kali lewat daerah situ,” kata Joni saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (13/3).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sebelum terguling, mobil dipacu dengan kecepatan 70 kilometer/jam di jalur menurun.

Hal itu merupakan pelanggaran karena batas minimal kecepatan di turunan itu maksimal 40 kilometer/jam. Akibatnya, sopir hilang kendali saat menghadapi belokan.

“Ketika mau pindah dari gigi tiga ke gigi dua susah. Dia panik sehingga saat bersamaan mengerem dengan menggunakan hand rem (rem tangan). Akibatnya mobil oleng dan jungkir balik,” tuturnya.

Polisi belum menetapkan status tersangka kepada Arif. Polisi akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk menetapkan status kepada sopir tersebut.

Seperti diketahui, pada Senin (12/3) siang terjadi Kecelakaan melibatkan satu unit Elf bernopol E-7548-PB. Mobil berwarna putih itu rusak parah usai kecelakaan di tanjakan Emen, Subang

Mobil dari arah Tangkuban Perahu, Lembang tersebut membawa 15 orang penumpang. Saat melaju ke arah Subang, mobil mengalami kecelakaan tunggal. Ada tujuh orang yang mengalami luka berat.

Sementara itu, Joni menyebut bahwa korban Korban kecelakaan tunggal berangsur membaik. Saat ini tinggal empat orang korban yang masih dirawat.

Keempatnya dirawat terpisah. Tiga korban dirawat di RSUD Subang, sementara satu korban dibawa ke rumah sakit di Bekasi.

Joni menyebut para korban mendapat luka beragam. Namun rata-rata mengalami luka berat. Seperti luka benturan di kepala atau luka di tangan.

[rhm] Sumber : Merdeka



Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
TERHANGAT