Peristiwa

Dua Pembunuh Wanita Muda Ternyata Sopir Taksi Online



BOGOR – Satuan Reskrim Polres Bogor menangkap dua pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan di daerah Perumahan Cibinong Griya Asri Bogor. Dua pelaku yang ditangkap, merupakan kakak-adik. Pelaku adalah sopir mobil online

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika Selasa (20/3/2018) kepada wartawan mengatakan, kedua pelaku ditangkap sekitar pukul 24.00 WIB.

FH 28, sopir taksi bersama adiknya FD berangkat dari McD Pemda Cibinong menuju ke daerah Jakarta dengan mengendarai mobil Suzuki Ertiga.

“Mobil dikemudikan oleh tersangka FH selaku sopir taksi Online. Dia didampingi adiknya FD,”kata AKBP Dicky.

Keduanya tiba di Jakarta Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 02.20 WIB. Saat tiba di daerah Kemang Jakarta Selatan, FH mendapat order dari seorang perempuan yang bernama Siska.

Korban meminta diantar dari satu hotel di Jakarta Pusat ke satu hotel di  Tebet.

“Pelaku bersama adiknya lalu menjemput korban dari HC menuju HH. Akan tetapi korban tidak diturunkan di Hotel Haris melainkan dibawa kearah tol Jagorawi. Di perjalanan di tol inilah terjadi perampasan barang berharga korban. Karena takut ketahuan, korban dibunuh dengan cara dicekik. Di Cibinong saat keluar tol, jasad wanita ini dibuang,”kata AKBP Dicky.
Sebelum masuk tol Jagorawi, korban diancam dengan menggunakan samurai kecil dan dilakban tangannya dan diminta sejumlah uang sebesar Rp. 20 Juta.

Korban disuruh menelepon kepada keluarganya, seteleah sampai di rest Area KM 34 Tol Jagorawi Sentul.

Tersangka FH turun ke ATM untuk mengecek ATM BCA dan Bank Mandiri milik korban. Setelah ATM di cek dan ternyata kosong, tersangka FH kembali ke Bogor. “Mobil berangkat lagi dan keluar di Kota Bogor. Sebelum pintu keluar tol, tersangka FH mencekik leher korban sampai tidak bergerak dan menyumpal muka korban dengan tisu basah dan ditambah dengan dompet motif bunga. Setelah yakin korban sudah meninggal dunia, FH menutup kepala korban dengan menggunakan tiga buah plastik,”ujar Kapolres.

pembunuh

Tersangka FD lalu mengarahkan mobil ke arah jalan Pajajaran menuju ke Talang. Mobil kemudian belok kiri ke arah Karadenan melewati lampu merah PDAM. Sesampainya di komplek Ruko Cibinong Griya Asri, tersangka FH menurunkan korban di semak-semak pintu darurat perumahan Cibinong Griya Asri.

Usai membuang jenasah, kedua tersangka kakak beradik ini meninggalkan lokasi dan menuju ke Mcd untuk mengambil mobil tersangka FD. “Tersangka FD pulang. Sedangkan tersangka FH membawa barang-barang milik korban pergi ke daerah Bubulak untuk membuang tas. HP korban lalu dijual siang harinya oleh tersangka FH di Mall Jambu Dua. HP korban type Vivo kini masih dicari,”paparnya.

Kedua tersangka ditangkap di Desa/Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Bersama kedua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa, sepatu sandal warna coklat muda, lakban hitam, baju warna abu-abu, kaos warna putih, celana dalam warna merah muda, bra berwarna hitam, 1 dompet bercorak bunga, 2 buah kantong plastik, celana dalam warna hitam, jam tangan, 1 unit mobil Suzuki Ertiga warna putih, 1 roll lakban warna hitam, 1 bilah Samurai kecil, 1 handphone merk Samsung, 1 handphone merk Vivo, satu handphone merek BlackBerry, 1 dompet motif bunga, satu pasang sepatu high heels warna hitam dan identitas korban seperti KTP, NPWP, kartu berobat BPJS, dua buah flashdisk dan 1 pasang anting milik korban.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (4) KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dan atau pembunuhan berencana dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun.
(yopi/sir)



Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
TERHANGAT