Peristiwa

Kapolda : Miras Oplosan Jadi Pilihan Karena Tergiur Harga Murah


JAKARTA ‘“   Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis sebut para penikmat minuman keras (miras) memilih mengkonsumsi miras oplosan dibanding miras ber-merk karena tergiur harga yang lebih murah atau dikenal dengan Pahe (paket hemat).

Meski lebih murah namun miras oplosan memberikan efek yang lebih berbahaya. Bahkan bisa sampai mengancam nyawa peminumnya.

‘Yang jelas (konsumennya) menengah ke bawah. Karena kan ini ada istilah pahe (paket hemat). Kalau dia beli yang asli itu kan mahal, kaya vodka satu botol mahal. Tapi kalau oplosan kan murah meriah. Karena murah meriah itulah dia (korban) tidak tahu. Bayangkan saja kalau sampai 96 persen kadar alkohol nya, itukan sama dengan spirtus dibakar langsung menyala,’- kata Idham di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/4/2018).

Idham mencatat, selama kurun waktu kurang dari tiga minggu terhitung sejak 1 April 2018 hingga 19 April 2018 anggota Polda Metro Jaya dan Polres jajaran telah menyita 39.834 botol minuman keras (miras) berbagai merk.

Ribuan miras tersebut disita dari 147 lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan mengamankan 180 orang. Namun, hanya 15 orang yang dilakukan tindakan hukum. Sedangkan 165 orang dilakukan pembinaan.

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 33 orang meninggal dunia dan 18 orang menjalani rawat jalan akibat menenggak minuman keras jenis oplosan. Polda Metro Jaya juga telah membentuk 15 satuan tugas (satgas) untuk memberantas peredaran minuman keras oplosan.

Idham berharap agar para penjual minuman keras beralih profesi dengan mencari pekerjaan yang tidak berdampak membahayakan bagi konsumennya.

‘Kita beritahu bahwa lebih baik cari kerja lain. Tidak semuanya kan juga harus melalui penegakan hukum dalam artian kalau dia masih bisa dibina kita bina, kita nasihati, siapa tau ada pekerjaan lain,’- katanya. (Yendhi/tri)



Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
TERHANGAT
close