All for Joomla All for Webmasters
Peristiwa

Tabrakan beruntun bikin jalur Balikpapan-Samarinda macet parah sejauh 5 km



Merdeka – Kecelakaan beruntun melibatkan 3 kendaraan terjadi di kilometer 43 jalan poros Balikpapan-Samarinda, Samboja, Kutai Kartanegara. Seorang pengemudi mobil dilaporkan patah tangan.

BERITA TERKAIT

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul Jumat (20/4) 16.50 WITA. Pengemudi yang melintas di poros Balikpapan tujuan Samarinda, maupun sebaliknya, dibikin terkejut dengan kemacetan kendaraan hingga 5 kilometer.

Akhirnya, diketahui ada kecelakaan kendaraan di kilometer 43. Dua mobil terlihat ringsek hingga remuk. Bahkan salah satu mobil, bagian depannya sudah tidak lagi berbentuk.

“Ada tiga mobil tadi. Mobil Innova rusak parah, hancur bagian depannya,” kata Irsandi (43), warga Gunung Sari Balikpapan, yang hendak bepergian ke Samarinda.

Sandi mengatakan, kemacetan cukup panjang saat dia melintas sekitar pukul 17.15 WITA. Terlihat mobil patroli unit Patroli Jalan Raya (PJR) Dirlantas Polda Kalimantan Timur bersama dengan Satlantas Polres Kutai Kartanegara di lokasi.

Sedangkan untuk korban dalam mobil, sudah dilarikan ke tempat penanganan medis terdekat, untuk mendapatkan pertolongan. “Tadi ada polisi dari Kutai Kartanegara dan dari Polda Pak. Korbannya sudah dibawa untuk dirawat,” ujar Sandi.

“Lokasi kejadiannya sepertinya pas di jalan agak menikung. Tadi juga kondisinya jalan licin, habis hujan karena jalan basah,” tambahnya.

Dikonfirmasi merdeka.com, Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara AKP Ramadhanil membenarkan kejadian itu. Personelnya saat ini masih di lapangan, untuk mengumpulkan keterangan sekaligus olah TKP. “Ada tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan. Satu truk dan dua mobil Avanza dan Xenia,” kata Ramadhanil.

Meski kondisi mobil remuk, namun sejauh ini tidak ada korban jiwa pascakejadian itu. “Tidak ada korban jiwa. Informasi awal, satu orang patah tangan,” demikian Ramadhanil. [cob]

Sumber : Merdeka


Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top