Berita

Gelar Rapat Bersama Dinas Terkait, Satpol PP Bahas Penertiban dan Relokasi PKL


KESAMBI ‘“ Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Perdagangan, Kabag Penerintahan, Dinas Lingkungan Hidup, jajaran Kabid dan Kasi Sat Pol PP, serta Pihak terkait lainnya guna mencari solusi dalam penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Cipto, Sudarsono, dan Pemuda, Kamis (10/1). Rapat tersebut bertempat di Aula rapat Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cirebon.

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan, rapat hari ini bersama-sama melakukan koordinasi dalam melakukan penertiban PKL baik di Jalan Cipto, Jalan Sudarsono, dan Jalan Pemuda. Banyak PKL yang masih menggunakan trotoar sebagai tempat berjualannya.

‘Pedagang tidak dilarang seperti itu, tapi menjadi masalah ketika di trotoar menghalangi jalan dan parkir sembarangan hingga akhirnya mengganggu jalan. Ini yang harus kita ditertibkan,’- kata Andi kepada awak media usai rapat.

Andi mengungkapkan, dalam penertiban, Satpol PP memiliki prosedurnha dimana tidak secara langsung melakukan penindakan melainkan melewati beberapa langkah yakni melayangkan surat kepada para PKL dan sosialisasi lewat spanduk-spanduk atau media sosial.

‘Jika hal itu sudah dilakukan dan berapa hari bahkan beberapa bulan tidak diindahkan, baru kita lakukan penindakan,’- tegasnya.

Masih kata Andi, para PKL masih dalam penangan pihaknya pada persoalan tindakan atau penertiban. Dan terkait relokasi PKL, lanjut Andi bukan wewenang dari Satpol PP melainkan kewenangan Dinas Perdagangan dan UMKM.

‘Relokasi para PKL sedang di proses dan akan ditempatkan. Kami hanya sekadar menyampaikan ke dinas teknis, karena sampai saat ini para PKL menunggu relokasinya. Rapat tadi dengan Disperindag itu memberi penyampaian penempatan para PKL,’- ujarnya.

Andi menuturkan, setelah ada penempatan, Satpol PP bersama dinas kepariwisataan akan melakukan langkah supaya tempat relokasi bisa ramai oleh pengunjung maupun pembeli.

‘Kalau sudah direlokasi, perlu dilibatkan pariwisatanya sehingga bisa selalu ramai baik dengan musik maupun tampilan-tampilan kesenian,’- pungkasnya. (CP-06)

sumber : cirebonpos


To Top
TERHANGAT
close