Peristiwa

Sling Pembatas Diduga Jadi Penyebab Tewasnya Pemotor di Jalan Margonda


Kematian Ita Sachari (27) akibat kecelakaan pada Senin (8/4) pagi di Jalan Margonda Raya, Depok, menemui titik terang. Saat kejadian, diduga warga Bojonggede Bogor itu melaju dengan kecepatan tinggi dan terjatuh.

BERITA TERKAIT

Badannya terkena besi dan sling kabel taman pembatas jalan. Sedangkan motornya terpental jauh dari badannya. Kondisinya mengenaskan karena lehernya terputus hingga korban tewas di tempat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diduga kuat putusnya leher korban karena terkena sling kabel taman. “Di sini ada kawat sling dan tiang. Korban terjatuh lalu badannya kena bagian sling besi,” kata Kasi Kecelakaan Lalu lintas Polda Metro Jaya, Kompol Herman, Selasa (9/4).

Kendati demikian pihaknya akan melakukan analisis lebih lanjut dari hasil olah TKP yang digelar siang tadi. Kemudian data akan diolah menggunakan peralatan canggih untuk diketahui kebenaran penyebab kematian korban yang tragis.

“Ya mekanisme sesuai standar operasional prosedur dari awal penanganan TKP, kemudian TKP, administrasi penyidiknya, kemudian orientasi pada aspek saksi semua kita lengkapi. Ya nanti itu bisa kita lihat dari hasil analisa kita ini, ya begitu,” tukasnya.

Ditanya apakah korban melaju dengan kecepatan tinggi saat kejadian, Herman menjawab hal itu akan diketahui melalui analisa traffic accident. Sehingga dapat diketahui detil dan jelas secara formal materil dan ilmiahnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan buktikan semua itu secara objektif setelah data dilengkapi. “Hasil dari traffic accident analysis akan menjawab termasuk masalah kecepatan, mulai pengereman pada waktu jatuh, nah itu nanti akan rinci terjawab dengan teknologi baru ini,” kata dia.

Soal sling kabel yang diduga menjadi pemicu kematian korban pun nanti akan dievaluasi. Evaluasi akan dilakukan dengan lintas sektoral karena itu berkaitan dengan instansi lain.

“Ya mungkin kalau memang ada faktor yang berkolerasi dengan kejadian ini akan jadi pembahasan juga. Evaluasi bersama stakeholder kita, harus nanti diubah seperti apa mungkin itu akan ditindak lanjut oleh stakeholder dishub, kemudian pertamanan dan lain lain,” pungkasnya. [bal]

Sumber : Merdeka

loading...


Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
TERHANGAT
close