Berita

Niko Tewas dengan Luka Tusuk di Kepala dan Sekujur Tubuh, Begini Kronologisnya


Fajar, PALEMBANG ‘“ Warga Jalan Letnan Hadin Kelurahan 20 Ilir D-3 Kecamatan Ilir Timur I Palembang mendadak heboh. Sesosok mayat dalam ditemukan dengan luka tusuk dan bersimbah darah.

Korban merupakan Niko Pratama, 30, seorang mahasisa yang tercatat sebagai warga Kolonel Sulaiman Amin Perum Pemda Blok I-4 RT 40/10 Kelurahan Talang Kelapa Palembang.

Berdasarkan informasi, Niko merupakan korban pengeroyokan dua pria. Korban mendapatkan luka tusuk dengan senjata tajam yang dibawa oleh dua pelaku.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat mengatakan, kejadian berawal pada Jumat malam (12/4). Saat itu, korban datang ke kamar kosan rekannya yakni AR, 29, dan sempat mengatakan jika habis rebut dengan orang di jalan.

Korban pun menunjukkan senjata api rakitan dan memainkannya di depan rekannya. Namun, tidak sengaja, senjata api tersebut tertembak dan membentur dinding hingga mengenani punggung rekannya serta mengenai tangan korban sendiri.

‘Beruntung rekannya selamat, sedangkan korban ini mengalami luka di tangannya,’- katanya saat dihubungi, Minggu (14/4).

Korban yang ketakutkan atas kejadian tersebut, langsung meninggalkan rekannya dengan mengendarai sepeda motor. Nahas, motor tersebut menabrak pelaku IS dan IJ hingga terjatuh.

Kedua pelaku pun marah dan langsung mengejar korban yang berupaya melarikan diri. Hingga, akhirnya korban terjatuh dan para pelaku langsung menghunuskan senjata tajam ke seluruh bagian tubuh korban.

Tak hanya menusuk dengan senjata tajam. Pelaku IJ pun mengambil gitar yang dimainkan oleh beberapa warga sekitar dan langsung memukul ke wajah korban.

Korban sempat berusaha mengeluarkan senjata api rakitannya. Namun, para pelaku langsung kabur.

Korban pun akhirnya meninggal dunia karena luka tusuk di bagian dada kanan, kening, pangkal lengan. Kepala korban pecah akibat hantaman gitar pelaku. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

‘Saat ini kami masih mengejar kedua pelaku yakni IS dan IJ. Kami juga telah menemukan barang bukti gitar yang digunakan pelaku untuk menghantam kepala korban hingga pecah’- tutupnya.

(JPC)

sumber : fajar


To Top
TERHANGAT
close