Politik

Usai Nyoblos, Gus Adhi Tetap Optimis Golkar Rebut Tiga Kursi DPR RI Dapil Bali


Foto: Anggota DPR RI dapil Bali dari Partai Golkar Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) yang juga caleg petahana DPR RI dapil Bali nomor urut 2 dari Partai Golkar di sela-sela mencoblos di TPS Nomor 7, Banjar Gede, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Rabu pagi (17/4/2019).

Badung (Politik)-

Anggota DPR RI dapil Bali dari Partai Golkar Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa Gus Adhi tetap optimis partainya bisa meloloskan tiga wakil rakyat ke Senayan dalam Pileg 2019 ini.

“Untuk DPR RI dapil Bali, kami tetap optimis Golkar meraih tiga kursi,” kata Gus Adhi ditemui usai mencoblos menyalurkan hak pilihnya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) Nomor 7, Banjar Gede, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Rabu pagi (17/4/2019).

Usai pencoblosan ini Gus Adhi yang juga caleg petahana DPR RI dapil Bali nomor urut 2 dari Partai Golkar meyakini Golkar Bali kali ini sudah bisa mengamankan suara untuk 2 kursi gemuk. Jadi minimal bertahan 2 kursi DPR RI dapil Bali seperti hasil Pileg 2014 dan masih berpeluang sangat besar merebut kursi ketiga.

“Kalau dulu (Pileg 2014-red), kita dapat satu gemuk (kursi Golkar) dengan dua kursi (DPR RI dapil Bali untuk Golkar-red). Sekarang dengan kekuatan para caleg yang ada, kalau dua kursi gemuk sudah aman. Jadi kita sekarang merebut kursi ketiga,” beber Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan itu.

Secara pribadi pun ia optimis kembali terpilih di DPR RI. Ia pun merasa sangat tenang usai pencoblosan. “Sebelum mencoblos tetap berdoa semoga diberikan jalan terbaik. Setelah mencoblos saya tetap tenang. Saya juga optimis terpilih kembali,” tambah Gus Adhi.

Soroti Kekurangan Surat Suara DPR RI

Politisi asal Banjar Gede, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung ini menilai secara umum pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Serentak 17 April 2019  berjalan aman, lancar dan damai. Gus Adhi pun merasa bangga dan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu Serentak yang baru pertama kali dalam sejarah ini.

Namun masih ada beberapa hal yang menjadi sorotan dan bahan  evaluasi. Seperti terjadinya kekurangan surat suara untuk DPR RI (surat suara warna kuning) di sejumlah TPS di Badung.

“Saya pantau langsung dan banyak dapat laporan bahwa kekurangan surat suara untuk DPR RI. Mestinya ada kelebihan surat suara sebanyak 2 persen dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap). Tapi ini malah ada kekurangan untuk DPR RI. Ini  harus jadi bahan evaluasi ke depan,” katanya lantas menambahkan disinilah kurang dilibatkannya petugas di wilayah bersangkutan

Selain kekurangan surat suara, kedatangan bilik suara di sejumlah TPS juga terlambat. Misalnya bilik suara ini baru tiba di TPS di menit-menit terakhir jelang pembukaan pendaftaran pencoblosan yang dimulai pukul 07.00 Wita.

“Mestinya bilik suara datang paling lambat sehari sebelumnya. Tapi ini baru datang pas hari H pencoblosan. Ini sudah kesalahan fatal yang terjadi di beberapa daerah. Ke depan ini tidak boleh terjadi,” kritik Gus Adhi.

Gus Adhi juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat Bali yang sudah menerima dengan ramah kunjungannya selama menjabat Anggota DPR RI periode 2014-2019 dan juga selama masa kampanye Pileg 2019 ini. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari rakyat Bali yang telah mencoblos dirinya.

Ia  juga mengimbau pada pihak penyelenggara dan pengawas Pemilu, masyarakat serta seluruh stakeholder yang terlibat untuk ke depan mewujudkan pembangunan demokrasi yang semakin baik. “Ini untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sudah maju dan dewasa dalam berdemokrasi,” tandasnya.(wid)

sumber : metrobali


Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
TERHANGAT
close