Berita

Jamaah Haji Cirebon Batal Terbang dari BIJB Kertajati, DPRD Jabar Umbar Janji


CIREBON– Rencana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka menjadi titik pemberangkatan jemaah haji, kini dinyatakan belum siap pada musim haji 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Jajang Badruzaman, Selasa (11/5).

Menurut Jajang, hasil rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait yang dilakukan pada 23 Mei 2019, diputuskan bahwa BIJB Kertajati sulit untuk melaksanakan pemberangkatan haji.

Pasalnya, jadwal penerbangan BIJB belum melakukan MoU dengan pihak penerbangan Arab Saudi.

PPIH Jabar, 120 Jemaah Meninggal, Tidak Ada

Ilustrasi Haji.

 

“Intinya, terutama dari penerbangan, sulit untuk dilaksanakan dengan alasan jadwal penerbangan antara BIJB Kertajati dengan bandara di Arab Saudi itu belum ada MoU,’- ungkapnya.

Selain masalah jadwal penerbangan pesawat, fasilitas pendukung seperti tempat penginapan pun turut menjadi alasan gagalnya bandara Kertajati untuk memberangkatkan para jemaah haji tahun ini.

Jemaah haji asal Kota Cirebon yang tergabung ke dalam kloter 74 akhirnya akan diberangkatkan di Embarkasi Bekasi dan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Asrama Haji Bekasi

Gedung Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan

 

Sementara, menanggapi soal gagalnya keberangkatan haji dan umroh di BIJB Kertajati, Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana meminta Pemprov Jabar jangan berkecil hati dan tetap memberikan servis yang terbaik kepada calon jamaah haji.

Menurut Haris, lebih baik mengenjot intrastruktur penunjang menuju BIJB agar target 2020 dapat terlaksana.

“Ketika kita bicara tentang tamu Allah maka Pemprov harus berikan satu servis yang sangat memuaskan. Ini bukan tamu kita tapi tamu Allah,” ucap Haris di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/6).

ibadah-haji

Foto ilustrasi

 

Lebih lanjut, Haris mengatakan, bilamana infrastruktur penunjang telah memadai dengan adanya akses Tol Cisumdawu, maka BIJB bukan hanya dapat memberangkatkan jemaah haji.

Namun, lanjut Haris, bandara yang berada di Kertajati, Kabupaten Majalengka itu pun dapat digunakan oleh pesawat komersial dengan optimal.

“Bikinlah yang bagus di sana. Kalau saya mendukung masyararat Jabar embarkasinya semua ke Kertajati,” ungkapnya.

Disinggung terkait rencana embarkasi haji di Indramayu, Haris menilai, idealnya berada di dekat bandara atau tidak jauh dari Kabupaten Majalengka. Paling memungkinkan yaitu di kawasan Aerocity Kertajati.

“Embarkasi belum siap ya, ya harus dekat bandara lah. Ini kan Aerocity itu. Harus direncamakan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Haris, dengan urungnya penerbangan haji dari BIJB pada tahun ini Pemprov dapat mengambil hikmahnya dengan memastikan agar 2020 nanti dapat digunakan dengan maksimal.

“Kemarin ketika BIJB itu direncakan penerbangan haji, saya juga berpikir khawatir juga nanti jamaah hajinya sengsara,” tandasnya.

(gan/jar/mar/pojokjabar)

sumber : pojoksatu

loading...


To Top
TERHANGAT
close