Berita

Bejat! Tiga Oknum Guru Ditengarai Perkosa Tiga Siswi di Laboratorium Sekolah


Fajar — Tiga oknum guru SMP diduga telah merencanakan pemerkosaan terhadap tiga siswinya. Berdalih memberi nilai mata pelajaran, oknum pengajar di SMP di Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, itu memerkosa korban di laboratorium komputer.

Tak curiga, DO bersama dua siswi lain memenuhi permintaan pelaku. Saat sampai di lokasi, ketiga oknum guru tersebut telah menunggu. Ketiga korban kemudian dipaksa untuk memenuhi nafsu bejat pelaku.

Informasi dugaan pemerkosaan itu juga didengar oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten. LPA kemudian memutuskan untuk mendampingi korban.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LPA, selain DO, ada dua siswi lain yang juga menjadi korban perkosaan. ‘Yang saya ketahuinya inisialnya DO. Dia baru lulus SMP. Dua lagi belum lapor, tapi kami akan cari informasi kedua korban tersebut,’- kata Ketua LPA Banten Uut Lutfi kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Diduga ketiga korban diperkosa oleh ketiga oknum guru. Para korban diperkosa di ruangan laboratorium sekolah saat kegiatan belajar di sekolah.

Salah satu oknum guru tersebut diketahui berinisial ON. Sementara dua oknum guru lainnya belum diketahui. Soalnya, DO masih trauma.

‘Informasinya ada tiga pelaku. Ketiganya merupakan oknum guru di satu sekolah (SMP Cikeusal-red). Mereka melakukan perbuatannya di ruangan laboratorium. Menurut keterangan korban, perbuatan tersebut dilakukan berbarengan (dengan tiga korban-red),’- jelas Uut.

LPA berencana mendatangkan psikolog untuk membantu memulihkan kondisi psikis korban. Selain itu, LPA Banten akan mengonfirmasi peristiwa tersebut ke sekolah korban.

‘Kami akan mengawal kasus ini, kami akan temui pihak sekolah karena perbuatan tersebut dilakukan di jam sekolah, korbannya juga siswi sekolah tersebut. Kami khawatir ada korban lain,’- kata Uut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Chandra mengakui kasus dugaan pemerkosaan tersebut masih diselidiki Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Serang.

‘Iya benar ada laporan kasus tersebut. Saat ini masih dalam proses,’- tutur David, singkat. (JPNN)

sumber : fajar

loading...


To Top
TERHANGAT
close